Kamis, 30 Mei 2013

Bonjour...

Bagiku waktu selalu pagi. Diantara potongan dari dua puluh empat jam sehari, bagiku waktu pagi selalu indah. Ketika janji-janji baru muncul seiring waktu yang menggelayut di ujung dedaunan. Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan hingga jauh di kaki gunung. Pagi berarti satu hari yang melelahkan yang terlampaui lagi. Pagi berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi. Bonjour!

No response to “Bonjour...”

Leave a reply