wow.. SUBHANNALLAH denger cerita ini merinding dibuatnya. Kisah yang nyata realita dan terjadi adanya itu. seakan-akan cerita dalam novel pada umumnya... penasaran kah? mari ikuti ceritanya.
Suatu pagi seperti biasanya keadaan dalam kelas yang ribut. saat itu aku lagi sibuk mengerjakan tugas yang belum terselesaikan, dan tiba-tiba seorang ukhti mengajakku bercerita *tdkbisadisebutkan*.
awalnya aku merespect cerita tsb biasa saja soal kejadian kemarin. tapiiiiiiii.........
lanjut. suatu beberapa akhi datang kerumah si ukhti tsb untuk mengambil makanan untuk bubar. sekian lama si ukhti menunggu ternyata akhi" itu belum datang dan ternyata mereka tersesat.
Alhamdulillah akhirnya mereka menemukan rumah ukhti tersebut dengan sekejap saja si ukhti mempersiapkan diri dengan mengubah penampilan yang lebih sopan.
"TOK..TOK..TOK Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumussalam." ketika si ukhti membuka pintu tenyata didepan rumahnya ada 3 akhi yang datang haha
mulailah percakapan salah seorang akhi diantara mereka dimulai bersama si ukhti.
si akhi tersebut mengungkapkan bahwa beliau pernah kerumah si ukhti bahkan sering lewat didepan rumahnya 6 tahun silam. beliau juga mengungkapkan bahwa setiap kali beliau lewat dia berharap si ukhti menunggunya dan duduk didepan teras rumah tersebut. tetapi sungguh disayangkan harapan itu pupus dan tidak terjadi. bertahun-tahun lamanya akhi tersebut menunggu. bahkan beliau sempat memiliki misi "pokoknya aku harus menemukan si ukhti *tidakdisebutkan*". akhi itupun dengan nekatnya untuk melakukan itu. pada saatnya, akhi itupun pindah rumah di karenakan ayahnya pindah tugas di daerah lain. si akhi pun putus asa tetapi harapan itu masih ada. bahkan teman"nya berkata :
"Sudahlah mungkin si ukhti sudah pindah dari sini, mungkin gak bakal kembali" tetapi akhi tersebut tidak menghiraukan perkataa temanya, "aku pasti akan menemukannya suatu saat nanti"
cerita tersebut kian dibahas seakan-akan flashback masa lalu di antara mereka atau lebih tepatnya cerita masa kecil. pada saat SMA ternyata mereka bertemu kembali tetapi si Akhi meragukan si ukhti kalo itu bukanlah orang yang ia cari selama ini di karenakan si ukhti adalah adik kelas si akhi satu tingkat dibawah akhi tersebut oleh karena itu akhi tersebut mengurungkan niat untuk bertanya, perjelas ceritanya.
setelah di telusuri ukhti tersebut memang benar orang ia cari selama ini, selama 6 tahun ia menantikan kehadiran si ukhti dan menunggu. "selama 6 tahun aku menunggu, ternyata memang benar engkau orangnya tidak disangka kita satu sekolah,aku masih tidak menyangka benarkah ini"
intinya, mereka dulunya merupakan satu angkatan saat di bangku SD kelas 2. suatu ketika si ukhti pindah sekolah tanpa ada kabar atau memberitahu sekolahnya yang lama kalo dia pindah dengan alasan umurnya yang muda dan mengulang kembali di kelas 1. saat itu, akhi dan teman-teman menunggu kedatangan si ukhti kenapa si ukhti gak pernah datang kesekolah kembali. kemudian mereka membuat misi untuk menunggu dan menemukan si ukhti dengan cara lewat didepan rumahnya dengan harapan si ukhti menunggu dan duduk di depan teras rumahnya. tetapi, itu tidak berhasil. selama 6 tahun akhi menunggu ternyata harapan itu pupus sehingga si akhi memutuskan untuk tidak menunggunya kembali karena terlalu capek. sebenarnya, saat mereka satu kelas dulu, mereka saling bersaing dalam bidang prestasi memperebutkan juara. padahal mereka tak begitu dekat dulunya.
ketika SMA, mereka bertemu kembali tentunya tidak saling mengenal satu sama lain. seperti yang sudah aku ceritkan tadi, setelah di SMA mereka kenal ternyata timbullah pertanyaan si akhi apakah benar ukhti tersebut orang ia yang cari selama 6 tahun silam tetapi ia membatalkan niat karena ragu dan takut salah orang. TRADAAAAAA.... ternyata benar pada faktanya ukhti tersebut orang yang ia cari dan ia tunggu selama 6 tahun. "SELAMA INI KAU ADALAH ORANGNYA"
Subhannallah mendengar cerita ini sungguh membuat aku merinding mendengarnya, kisah gambaran novel tetapi nyata adanya dan itu terjadi. satu kesimpulan yang aku dapat "jika terjadi suatu pertemuan kemudian dipisahkan begitu saja maka atas izin Allah perpisahan itu akan di pertemukan kembali dengan cara yang berbeda dan dalam waktu yang tak disangka oleh akal sehat manusia sekalipun. tentunya dengan pribadi satu sama lain yang berbeda. Sesungguhnya, rencana Allah itu amat indah pada waktunya pastinya penuh kejutan dan magis yang lebih tak terduga di bandingkan magis tongkat sihir yang paling sakti sekalipun."
tanggapan apa wahai saudaraku setelah membaca cerita ini? :)
wahai saudaraku, ketahuilah janganlah takut akan sebuah perpisahan karena perpisahan tersebut bagian dari rencana Allah untuk kalian atas izin-Nya. sebuah perpisahan bukanlah akhir dari segalanya mungkin terjadi akan dipertemukan kembali atau mungkin di gantikan dengan pertemuan yang baru.
saudaraku, mulai saat ini percayakan semuanya kepada Allah, bersabarlah dan ikhlas atas yang diberikan Allah, ini berlaku bukan kepada kalian saja tetapi aku sebagai penulis juga ikut berusaha untuk itu. doakan saja itulah hal yang terbaik untuk kalian,wahai saudaraku. SEMANGAT!!!
mungkin itu saja, semoga bermanfaat dan memulai belajar dari apa yang terjadi. satu hal lagi cerita ini adalah kisah nyata dari salah seorang ukhti yaitu teman sekelasku. syukron. wassalamu'alaikum :)
No response to “Selama ini kau adalah orangnya”
Leave a reply